Jumat, 09 November 2012

Instrument Rating


Pentingkah Instrument Rating itu?
Jawaban dari pertanyaan ini berbeda tiap individunya. Pilot yang sudah terbiasa dengan daerah ndimana dia terbang, peka terhadap perubahan cuaca dan mempunyai pilihan dalam rencana terbangnya, mungkin tidak memerlukan ini. Namun bagaimanapun, perjalanan cross-countryyang mungkin bagi pilot daerah tersebut kurang familiar dan/atau melalui daerah akivitas padar dalam pandangan marjinal atau Instrument Meteorologial Conditions (IMC). Dalam kondisi ini, seorang yang memiliki Intrument Rating mungkin adalah alternatif untuk rerouting, rescheduling atau membatalkan sebuah penerbangan. Banyak kecelakaan yang terjadi akibat kurangnya kemampuan pilot ataupun peralatan terbang dalam kondisi Virtual Marginal Condition (VMC) atau IMC serta terbang diluar prosedur.

Seperti yang terjadi baru-baru ini. Masih ingatkah anda dengan jatuhnya pesawat buatan Rusia, Sukhoi Super Jet-100 (SSJ-100) yang “menabrak Gunung Salak. Mantan Kepala Unit Pelaksana Teknis Hujan Buatan BPPT Syamsul Bahri mengatakan bahwa saat berada di dalam kepungan awan, seorang pilot memiliki risiko yang tinggi untuk tiba-tiba naik atau tiba-tiba turun. "Karena itulah, setiap pilot selalu menghindari awan untuk menghindari risiko ini dengan terbang jauh di atas liputan awan. Namun mungkin si pilot (yang notabene pilot asing (asal Rusia) belum menguasai medan yang berat ini," kata pria yang berpengalaman menerbangkan pesawat untuk layanan modifikasi cuaca itu.

Kita dapat menyimpulkan bahwa Instrument Rating sangat dibutuhkan dalam situasi tertentu khususnya saat pilot merasa asing terhadap daerah terbangnya atau keadaan sekitar tidak bisa dideteksi dengan visual biasa.

Apa tanggung jawab pemegang Instrument Rating?

Ketika anda ingin mendapatkan Instrument Rating, maka anda harus terlebih dahulu mengenai dasar-dasar untuk terbang. Dalam mendapatkannya mendapatkannya, jangan sekali-kali beranggapan “Mungkin aku memerlukannya besok.” Tetapi anggaplah bahwa ini raihan yang anda peroleh yang akan anda gunakan terus-menerus selama anda menjadi pilot. Namun yang terpenting ialah anda harus meningkatkan keselamatan dalam terbang dengan ilmu anda.



Disadur, diterjemahkan dan dikembangkan dari Buku berjudul FAA Instrument Flying Handbook oleh
Anjar Tiyo Saputro.


Bibliografi:
Federal Aviation Administration, (2001), Instrument Flying Handbook, Washington: U.S. Deparment of Transportation
http://pemudaindonesiabaru.blogspot.com/2012/05/penyebab-jatuhnya-pesawat-sukhoi.html

Gambar:
http://1.bp.blogspot.com/sh_I3bGprs/T6yHTaVLOBI/AAAAAAAABoo/4UM8PiBu6Ak/s1600/Lokasi-Jatuhnya-Pesawat-Sukhoi12.jpg
http://www.sportys.com/source/images/jQzoom/11760.jpg&w=291&h=291&ei=XVubUJXdOIfWrQeotIAg&zoom=1&iact=hc&vpx=761&vpy=275&dur=1763&hovh=225&hovw=225&tx=182&ty=140&sig=105749489455206825410&page=1&tbnh=134&tbnw=134&start=0&ndsp=13&ved=1t:429,r:8,s:0,i:89

0 komentar:

Posting Komentar